Friday, January 29, 2010

Desain rumah murah sebagai bentuk pengabdian profesi

Mendesain dan membangun rumah tinggal bagi seorang arsitek-kontraktor, harus memenuhi tiga aspek dasar, yaitu aman, nyaman, dan indah. Mendesain dan membangun rumah bagi saya dan rekan-rekan merupakan suatu pekerjaan seni, dimana kepuasan bukan hanya di nkmati oleh pemilik rumah saja melainkan juga oleh kami. Ada suatu kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri pada saat desain berhasil diwujudkan sesuai dengan karakter dan kebutuhan dari pemilik rumah dan dengan bentuk dan kualitas yang berbeda (tentunya lebih baik) dari yang telah ada. Oleh karena totalitas bekerja dari profesi kami ini, sering kali kami tidak bisa menerima setiap job atau klien yang datang kepada kami, karena satu alasan utama yaitu masalah biaya.

Blog bangun rumah ini saya mulai 3 tahun yang lalu dengan tujuan sebagai dedikasi profesi saya kepada masyarakat yang mungkin tidak bisa memakai jasa saya karena terbentur masalah budget, sehingga saya hanya bisa menulis pengalaman-pengalaman saya dan tips dalam membangun rumah secara obyektif, dengan harapan masyarakat dapat memiliki rumah sesuai dengan yang di impikan namun dengan dana yang sudah dianggarkan dan terhindar dari kesalahan-kesalahan di lapangan.

Namun, saya dan rekan-rekan mulai berpikir kalau itu saja tidaklah cukup. Kami tergugah untuk bisa memberikan desain yang aman, nyaman, dan indah, namun dengan harga yang tetap terjangkau, karena seharusnya semua kalangan dapat memiliki rumah yang aman, nyaman dan indah. Oleh karena itulah mulai tahun ini, saya dan rekan-rekan berusaha memberikan pelayanan lebih bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah yang nyaman dengan budget terbatas, dengan batasan tertentu pastinya, dan kami membatasi hanya 2 saja perbulannya.

Bila Anda ingin membangun rumah, namun memiliki keterbatasan biaya, kami siap membantu mendesainnya. Syarat:
  1. Bangunan rumah tinggal dengan luas bangunan maksimal 100m2 (bisa 1 lantai atau 2 lantai)
  2. Konsultasi hanya melalui email (karena tidak akan menutup biaya operasional bila harus tatap muka)
  3. Gambar yang diberikan adalah: denah, tampak, potongan memanjang, potongan melintang, denah pola lantai, denah pola plafond, denah elektrikal, denah plumbing, denah kusen, detil kusen, detil kamar mandi, gambar struktur, dan RAB
  4. Biaya Rp 3.000.000,00

Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi saya di teky@bangunrumah.info.

Sunday, January 3, 2010

Proyek Rumah Tinggal Kidang Pinanjung-Bandung


Tidak terasa kita sudah memasuki tahun 2010, untuk mengawali tulisan di blog bangun rumah pada tahun ini, saya sengaja memasukkan portofolio salah satu proyek yang sudah selesai pada akhir tahun 2009 yaitu proyek renovasi rumah tinggal dari satu lantai menjadi 2 lantai di Kota Baru Parahyangan-Bandung.

Proyek renovasi rumah tinggal ini merupakan salah satu proyek yang dikerjakan oleh Swandi+Widjaja pada tahun 2008-2009, tepatnya dari bulan Desember 2008 dan diserahterimakan pada awal Oktober 2009. Proyek ini memiliki beberapa kesulitan pada saat pengerjaannya, yang pertama: rumah tinggal satu lantai yang baru serah terima dari tangan pengembang kepada pemilik tidak boleh mengubah bentuk atap (dari tampak muka tidak boleh terlihat bangunan 2 lantai), kedua adalah saat pengerjaan pondasinya karena tidak memungkinkan menggunakan pondasi pancang karena mobilisasi hammernya tidak dimungkinkan, ketiga adalah waktu pengerjaannya yang cukup sempit (bila proyek bangun rumah baru akan lebih mudah dalam pengaturannya) karena harus mengejar waktu untuk ditempati pada bulan oktober 2009.

Selamat bangun rumah!



53364dbf


Sunday, October 11, 2009

Milis: Pertanyaan tentang sistem borongan

Berikut adalah pertanyaan dari Bapak Abner Siahaan melalui milis, semoga jawaban bisa membantu yang memiliki pertanyaan yang sama.

Q:

selamat malam,

mohon pencerahan, kalo kita mau bangun rumah agar kualitas bangunannya terjamin dan biayanya efisien, sebaiknya bagaimana sistem pemborangannya?

apakah seluruh design, pembelian material, RAB dan ongkos diserahkan kepada kontraktor atau dipisah. misalnya yang diserahkan kpd pemborong hanya design dan upah saja, sementara pembelian material pemilik yang beli.

terimakasih atas masukannya.

salam,
abner siahaan

A:

Selamat malam pak Abner Siahaan,

Apabila menggunakan sistem borongan dengan kontraktor, berarti seluruh biaya pembelian material dan upah beserta dengan keuntungan sudah menjadi satu di RAB. Keuntungannya adalah:
  1. Waktu yang terjadwal, apabila waktu serah terima kunci dengan pemilik menjadi mundur (secara otomatis terjadi pembengkakan upah) maka owner tidak menanggung akibat pembengkakan biaya ini, malah akan ada potongan (denda) bagi si pemborong.
  2. Apabila terjadi kenaikan harga material secara wajar (di luar force majeur), owner tidak akan dikenakan biaya tambahan lagi.
  3. Owner tidak perlu repot me-manage pembelian material dan pembayaran upah, cukup membayar sesuai termijn yang disepakati di kontrak.
  4. Pemeliharaan 3 bulan dengan menahan retensi sebesar 5%.
Ada juga yang menggunakan sisem cost and fee (sering disebut tusi), sistem ini berarti kontraktor mendapatkan fee (berkisar 10-15%), dimana owner dapat mengontrol secara ketat pembelian material dan pembayaran upah sehingga biaya dapat lebih ditekan, namun apabila ternyata harga melonjak atau waktu pengerjaan lebih lama, owner akan menjadi rugi karena akan terjadi pembengkakan di upah, material dan fee si kontraktor.

Saran saya apabila dana yang Anda miliki terbatas lebih baik menggunakan sistem fixed cost and fee (tapi sangat jarang kontraktor yang mau), cara ini lebih adil kepada dua belah pihak.

Apabila Anda memilih sistem borongan, bila Anda takut ditipu (material yang digunakan tidak sesuai spek di RAB) lebih baik Anda juga menunjuk konsultan untuk memilih kontraktor dan mengawasi kontraktor (fee antara 2-4% dari RAB).

Namun seperti yang pernah saya tulis di blog saya, hubungan antara owner dan kontraktor harus dilandasi atas dasar rasa saling percaya dan bisa berkomunikasi dengan baik, apabila 2 hal ini tidak dapat terpenuhi lebih baik mencari kontraktor lainnya.

Semoga membantu, selamat bangun rumah!


Friday, October 2, 2009

Turut Berduka (Gempa Padang, Jambi, Bengkulu)

Kami segenap kru bangun rumah ikut merasakan dukacita yang mendalam bagi para saudara yang tertimpa musibah bencana Gempa di Padang Sidempuan, Bengkulu dan Jambi. Kami berdoa agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapinya oleh TUHAN YME.

Menurut Anda bagaimana tampilan baru dari blog ini?

Apa yang Anda cari di blog ini?

Berapa dana yang Anda anggarkan untuk membangun rumah?

Related Posts with Thumbnails